Lebaran, Jadi Ajang Pembantaian Berdarah !



Di Pasar 16 Ilir Palembang, tepatnya sebelum H-1 lebaran. Darah-darah berceceran di mana-mana, mutilasi penuh amarah terdampar di lapak para pedagang eceran, mereka dengan keringat bercucuran, dengan sadis memotong mahluk yang sudah tidak bernyawa itu. Senjata yang di gunakan sangat tajam, sehingga dengan mudah mengiris dan mencincang daging Ayam dan Sapi itu!.
Setelah itu, daging itu lalu di timbang kemudian dimasukan ke kantong plastik, untuk di jual ke ibu-ibu rumah tangga, yang kala itu sedang menjerit karena daging itu sangat mahal ketika lebaran tiba!.
Sesampai dirumah, daging yang masih berceceran darah itu dengan dingin dibersihkan, untuk menghilangkan bau amisnya tersebut.

Lalu di api yang besar pun di persiapkan, santan dan bumbu pun akan dicampur dengan daging yang kenyal tersebut untuk dijadikan Opor dan Sop yang sangat enak kalau di sajikan dengan ketupat di hari raya ini.
Ternyata, daging itu bila jadi opor, sangat enak rasanya. Apalagi bila makannya bersama dengan sanak saudara, teman, pacar, istri dan semua tamu yang menghadiri rumah kita, untuk merayakan hari yang fitri ini.
Akhir kata kami segenap kru-kru pasar, pedagang K-5, asongan, Pengamen, pedagang kecil, dan saya sendiri sebagai kompasianer mengucapkan MINAL AIZIN WALFAIZIN, MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN. kompasiana


Lihat Selengkapnya Beri Komentar


VIDEO MENINGGALNYA SHOYA TOMIZAWA ( PEMBALAP gp 250 cc)



GUNAKAN KONEKSI INTERNET CEPAT UNTUK HASIL MAKSIMAL



Lihat Selengkapnya Beri Komentar


Inilah Jones, Pastor Nekat Pembakar Quran



Terry Jones
(IST)
INILAH.COM, Jakarta- Setelah sempat merenda beberapa hari lalu, nama Terry Jones kembali mencuat dan menjadi pembicaraan publik. Terutama, sejak ia menegaskan akan mengabaikan seruan dunia dan tetap pada pendiriannya untuk melaksanakan hari pembakaran Al Quran pada 11 September mendatang. Siapa pastor nekat itu?
Pastor dari gereja Dove World Outreach Center di Gainesville, Florida, Amerika Serikat itu bersama pengikutnya akan memperingati peristiwa 9/11 dengan membakar Al Quran mulai dari pukul 18.00 hingga 21.00 waktu setempat.
Meskipun tidak mendapat dukungan bahkan sebaliknya mendapat kutukan dari dunia, Jones tidak mundur selangkahpun untuk membakar Al Quran. Ia menyatakan, pembakaran itu merupakan pesan kepada muslim radikal untuk tidak membuat aksi teror di Amerika Serikat, seperti menyerang gedung World Trade Centre (WTC) 11 September 2001.
Jones adalah pastor yang memimpin sebuah gereja kecil di Florida, pengikutnya tidak lebih dari 50 orang. Namun aksi-aksinya kerap membuat dunia Islam murka. Kelompok Dove World Outreach Center didukung oleh Shannon Carson, seorang pemuka agama setempat yang juga membenci Islam. Carson menyebut Islam tidak lebih sebagai aliran sesat yang sedang menginvasi Amerika Serikat.
Carson juga terkenal sebagai milisi Kristen sayap kanan yang menyatakan siap melindungi gerejanya dengan kekuatan senjata. Belakangan ia menarik dukungannya terhadap rencana pembakaran Al Quran oleh Jones. Ia menyatakan pembakaran Quran itu bisa melemahkan upaya menarik muslim untuk menjadi pengikutnya.
Dove World Outreach Center sendiri didirikan pada 1986 oleh Donald Northrup dan Richard Wright. Sejak 1996, kepemimpinan gereja itu diserahkan kepada Jones. Gereja itu memiliki sekolah agama yang diberi nama Dove World Outreach Academy. Siswanya diasingkan dari dunia luar dan bekerja sebagai buruh furnitur di TS and Company, perusahaan milik Jones dan Sylvia Jones.
Jones juga dikenal sebagai penulis buku yang sering menghujat Islam. Ia adalah penulis buku berjudul "Islam Is of The Devil". Buku itu mengungkap kebenciannya terhadap Islam. Ia menyebutkan bahwa kebenciannya itu bukan semata soal agama. Melainkan ia peduli terhadap masa depan generasi mendatang agar terhindar dari Islam. Ia menyebut Islam sebagai ancaman.
Jones bersama kelompoknya juga berusaha menarik simpati Muslim untuk beralih keyakinan. Di situsnya, ia bahkan terang-terangan berani mengajak perempuan muslim untuk pindah agama dengan iming-iming rumah dan makanan. Di situsnya, ia juga menulis sepuluh alasan untuk membakar Al Quran.
Sebelum berkotbah di Florida, Jones dikenal sebagai misionaris di Jerman. Pada 2008, ia diusir oleh jemaat dari gereja yang ia dirikan sendiri karena dinilai terlalu radikal. Wakil Ketua Masyarakat Kristen Koln, Stephan Baar menyatakan Jones kerap berceramah dengan keras, bahkan dengan pemahaman fundamental mengenai Injil.
Jones memandang agama dari sisi benar atau salah. Ia menyerukan kepada pengikutnya di Jerman bahwa umat Kristen, khususnya jemaat gerejanya merupakan yang paling benar. "Itu pula yang saya kira ia tekankan kepada jemaatnya di Florida," ujar Brigitte Baetz, seorang wartawan di Koln kepada Deutsche Welle.
Selain dibenci banyak kalangan, Jones juga dibenci oleh anaknya sendiri, Emma Jones. Emma keluar dari gereja tersebut bahkan menuduh ayah dan ibu tirinya telah melecehkan dirinya secara keuangan dan mengeksploitasi dirinya sebagai buruh.


Lihat Selengkapnya Beri Komentar


 

Dibutuhkan Bulan ini :

Paling Dibutuhkan :

Dibutuhkan Minggu Ini

© 2011 blog coba coba PublisedSeo Template Blogger Converted Template by Hack Tutors.info