beberapa presenter olahraga cantik Indonesia





Terry Naharyana Enani Putri (lahir di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 1 Desember 1979; umur 31 tahun) adalah seorang presenter televisi, bintang iklan, aktris dan pembawa acara di tanah air. Ia bertinggi badan 158 cm dan beragama Islam.Mengawali karier sebagai model dan bintang iklan, Terry menyelesaikan kuliah terlebih dulu, baru menerima job sinetron & menjadi host TV.

2. Donna Agnesia
Perempuan bernama lengkap Donna Agnesia Wayong ini, mengawali karir sebagai bintang model dan kemudian merambah sebagai seorang presenter. Penampilannya memandu acara siaran langsung piala dunia sepak bola 2006 di sebuah stasiun TV swasta, menjadi sesuatu yang berbeda.

Donna menjadi hal 'langka' karena masih jarangnya jumlah presenter perempuan yang membawakan acara olah raga, khususnya sepak bola. Donna berhasil membius dengan kelancarannya berbicara soal tim-tim sepak bola dunia.

3. Fenita Arie

Fenita Jayanti dikenal sebagai model, presenter, dan bintang film. Film perdana wanita kelahiran 31 Agustus 1986 ini adalah 12:00 AM. Acara yang pernah dipandu Fenita antara lain Espresso dan reality show Selebriti Jam di antv.

Fenita menikah dengan mantan VJ MTV yang kini menjadi aktor, Arie Untung pada 5 Februari 2005. Dari pernikahan ini, mereka dikaruniai dua anak Misbareta Fathir Gavin Daffa (lahir 10 November 2005) dan Misbareta Aisyah Mikhaila (lahir 5 Maret 2008).
 
acara Olah raga Trans7 Malam

4. Deasy Noviyanti
Acara : one stop Football

5. Hesti Purwadinata
http://www.21cineplex.com/data/image/hestipurwadinata_dlm.jpg
Hesti Purwadinata_Presenter Ayu Kelahiran Bogor, 15 Juni 1983



Lihat Selengkapnya Beri Komentar


Ini yang akan selamat saat bumi tenggelam




Ancaman pemanasan global, saat ketinggian permukaan laut diperkirakan naik secara ekstrim dan menenggelamkan sebagian planet Bumi, menjadi inspirasi perusahaan arsitektur Rusia, Remistudio. Dalam program arsitektur penanggulangan bencana International Union of Architects, Remistudio merancang sebuah hotel yang bisa berperan sebagai bahtera penyelamat, kalau-kalau bencana dahsyat terjadi. Namanya, Ark Hotel. Bisa didirikan di laut atau darat.
Ark Hotel,konsep Bahtera Nabi Nuh,Kalau Bumi Tenggelam hotel ini tetap selamat

Ini mungkin terdengar seperti perpaduan kisah bahtera Nabi Nuh dan cerita film fiksi ilmiah tahun 1970-an. Namun, hotel berbentuk kerang ini memang didesain tahan yang banjir akibat kenaikan ekstrim permukaan air laut. Juga terhadap gelombang. Ark Hotel dapat mengapung dan timbul secara otomatis di permukaan air.
Tak hanya itu, hotel ini juga tahan gempa, dan bisa didirikan di daerah yang berbahaya secara seismik. 

Arsiteknya mengklaim, desain yang terdiri dari konstruksi busur dan kabel dengan bantalan bisa mendistribusikan berat secara merata saat terjadi lindu. Selain itu, struktur bawah tanahnya berbentuk tempurung, tanpa tepian atau sudut. Hotel raksasa yang mengambang ini diklaim juga sebagai ‘biosfer’, surga yang nyaman bagi para penghuninya, bahkan saat bencana sekalipun.

Ark Hotel,konsep Bahtera Nabi Nuh,Kalau Bumi Tenggelam hotel ini tetap selamat 

Desain hotel futuristik ini menggunakan panel matahari dan instalasi pengumpul air hujan, menjamin ketersediaan energi, juga air bagi para penghuninya. Lingkungan yang mirip rumah kaca juga memungkinkan tanaman tumbuh subur, membantu meningkatkan kualitas udara dan juga menyediakan makanan.

Selain itu, strukturnya yang tembus pandang membuatnya hemat energi di siang hari. Cukup memanfaatkan energi matahari. Untuk memastikan kualitas cahaya, bingkai kaca dilengkapi pembersih otomatis. Menurut Alexander Remizov dari Remistudio, ada dua pertimbangan utama dalam desain ini.

Ark Hotel,konsep Bahtera Nabi Nuh,Kalau Bumi Tenggelam hotel ini tetap selamat 

“Pertama, meningkatkan pengamanan dan pencegahan terhadap kondisi lingkungan yang ekstrim dan perubahan iklim. Yang kedua adalah melindungi lingkungan alam dari aktivitas manusia,” kata dia, seperti dimuat Daily Mail, 10 Januari 2011.Bahtera ini juga dimaksudkan untuk menjawab tantangan lingkungan global saat ini. Juga untuk mendukung sistem pertahanan hidup.

Ark Hotel,konsep Bahtera Nabi Nuh,Kalau Bumi Tenggelam hotel ini tetap selamat

“Semua tanaman dipilih yang sesuai, efisiensi pencahayaan, dan produksi oksigen. Juga bertujuan untuk menciptakan ruang yang menarik dan nyaman,” kata dia. Remizov menambahkan, atap hotel yang transparan menjamin ada cukup cahaya bagi tanaman dan untuk menerangi interior. Perancangnya mengklaim, Ark Hotel bisa didirikan hanya dalam waktu beberapa bulan di seluruh bagian dunia. “Bagian-bagiannya bisa disatukan dalam waktu tiga sampai empat bulan,” kata Remizov.

Hingga kini hotel ini masih berbentuk rancangan, para arsiteknya sedang mencari investor untuk membuatnya nyata. Selain jadi hotel yang nyaman untuk rehat, Ark Hotel bisa menjelma menjadi lokasi pengungsian di masa depan.



Lihat Selengkapnya Beri Komentar


Eh Cumi cumi Bisa dengar suara kita lho



Teka-teki puluhan tahun akhirnya terpecahkan. Ahli biologi Massachusetts menyatakan cumi-cumi ternyata bisa mendengar, meski sangat primitif.
Menurut ilmuwan, makhuk laut licin ini mampu mendeteksi gerakan yang dihasilkan oleh gelombang suara. Namun hanya pada frekuensi yang sangat rendah.
“Cumi-cumi mampu mendeteksi diri dengan bergerak bolak-balik yang menghasilkan gelombang suara,” ujar ahli biologi T Aran Mooney dari Woods Hole Oceanographic Institution.

Kemampuan primitif cumi-cumi untuk mendengar ini memungkinkan mereka mendeteksi angin, gelombang dan suara terumbu. Kesimpulan itu membantu ilmuwan memahami proses mendengar manusia dan bagaimana kemampuan ini bisa menghilang.
Studi yang diterbitkan di Journal of Experimental Biology ini juga menunjukkan, cumi-cumi mendeteksi suara melalui sel rambut yang melapisi dua organ kantung di dekat pangkal otak cumi-cumi. Di dalam kantung itu terdapat butiran kecil kalsium karbonat yang disebut statolith. Ini menghasilkan sinyal elektrik ke otak cumi.
Frekuensi itu sedikit berbeda dengan kemampuan mendengar manusia yang perubahannya bergantung pada gelombang suara. Manusia hanya mampu mendeteksi frekuensi dari 20 Hz hingga 20 ribu Hz.
Di sisi lain, cumi-cumi hanya mampu mendengarkan frekuensi hingga 500 Hz yang memudahkan mereka menjauh dari predator utama yaitu paus bergigi dan lumba-lumba.


Lihat Selengkapnya Beri Komentar


Melihat Proses Pembuatan Mobil Ferarri!! Kereenn.. (20 Pics)



Melihat Proses Pembuatan Mobil Ferarri!! (Kereenn..)Siapa sech yang tidak pernah mendengar kata mobil Ferrari? Akan tetapi banyaknya orang yang pernah mendengar kata Ferrari berbanding terbalik dengan jumlah orang yang memlikinya. Banyak sekali orang pernah mendengarnya akan tetapi yang sanggup membelinya hanya lah sebagian kecil.

Foto-foto dibawah ini memperlihatkan kepada anda proses pembuatan sebuah mobil mewah Ferrari dari awal sampai mobil siap dilarikan di acang mobil balap. Proses ini melibatkan semua departemen dari para insinyur, teknisi sampai pekerja pabrik yang semua mempunyai andil untuk menghasilkan sebuah mobil yang penuh tenaga, bagus baik bentuknya maupun kwalitasnya. Berikut adalah proses proses pembuatan mobil ferarri dari awal sampai akhir
Seperti ini lah pabrik mobil luxury tersebut



inside-ferrari-plant-01

inside-ferrari-plant-09

inside-ferrari-plant-10

inside-ferrari-plant-12

inside-ferrari-plant-14

inside-ferrari-plant-16

inside-ferrari-plant-17

inside-ferrari-plant-18

inside-ferrari-plant-19

inside-ferrari-plant-21

inside-ferrari-plant-22

inside-ferrari-plant-23

inside-ferrari-plant-24

inside-ferrari-plant-25

inside-ferrari-plant-27

inside-ferrari-plant-29

inside-ferrari-plant-30

inside-ferrari-plant-31

inside-ferrari-plant-32

inside-ferrari-plant-33


Lihat Selengkapnya Beri Komentar


Foto-Foto Kemacetan Lalu Lintas Terparah di Dunia



Terjebak dalam kemacetan lalu lintas dapat membuat kita seperti di neraka, apalagi jika itu hari Senin … Ngga deh! Supir yang paling sabar sekalipun jika melihat gambar di bawah ini akan mengatakan, “Untung saja saya tidak berada di sana saat ini.”
Kita pun saya rasa masih bisa mengatakan, “Untung saja saya berada di Indonesia. Ini sih lebih parah dibanding Jakarta.”
Foto pertama ini adalah kemacetan lalu lintas di Sao Paolo, Brazil. Foto-foto berikutnya diambil dari bermacam-macam lokasi di seluruh dunia (kecuali Indonesia tentu saja) :
kemacetan lalu lintas

kemacetan lalu lintas
Kaya di bunderan HI ya …
kemacetan lalu lintas
kemacetan lalu lintas
kemacetan lalu lintas
kemacetan lalu lintas
kemacetan lalu lintas
kemacetan lalu lintas
kemacetan lalu lintas
kemacetan lalu lintas
kemacetan lalu lintas


Lihat Selengkapnya Beri Komentar


Pengemis Terkaya Di Indonesia, Pengemis kok mampu beli mobil ?






Bos Pengemis Tinggal Nikmati Hidup
Cak To, begitu dia biasa dipanggil. Besar di keluarga pengemis, berkarir sebagai pengemis, dan sekarang jadi bos puluhan pengemis di Surabaya. Dari jalur minta-minta itu, dia sekarang punya dua sepeda motor, sebuah mobil gagah, dan empat rumah. Berikut kisah hidupnya.
Cak To tak mau nama aslinya dipublikasikan. Dia juga tak mau wajahnya terlihat ketika difoto untuk harian ini. Tapi, Cak To mau bercerita cukup banyak tentang hidup dan ”karir”-nya. Dari anak pasangan pengemis yang ikut mengemis, hingga sekarang menjadi bos bagi sekitar 54 pengemis di Surabaya.
Setelah puluhan tahun mengemis, Cak To sekarang memang bisa lebih menikmati hidup. Sejak 2000, dia tak perlu lagi meminta-minta di jalanan atau perumahan. Cukup mengelola 54 anak buahnya, uang mengalir teratur ke kantong.
Sekarang, setiap hari, dia mengaku mendapatkan pemasukan bersih Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu. Berarti, dalam sebulan, dia punya pendapatan Rp 6 juta hingga Rp 9 juta.
Cak To sekarang juga sudah punya rumah di kawasan Surabaya Barat, yang didirikan di atas tanah seluas 400 meter persegi. Di kampung halamannya di Madura, Cak To sudah membangun dua rumah lagi. Satu untuk dirinya, satu lagi untuk emak dan bapaknya yang sudah renta. Selain itu, ada satu lagi rumah yang dia bangun di Kota Semarang.
Untuk ke mana-mana, Cak To memiliki dua sepeda motor Honda Supra Fit dan sebuah mobil Honda CR-V kinclong keluaran 2004.
***
Tidak mudah menemui seorang bos pengemis. Ketika menemui wartawan harian ini di tempat yang sudah dijanjikan, Cak To datang menggunakan mobil Honda CR-V-nya yang berwarna biru metalik.
Meski punya mobil yang kinclong, penampilan Cak To memang tidak terlihat seperti ”orang mampu”. Badannya kurus, kulitnya hitam, dengan rambut berombak dan terkesan awut-awutan. Dari gaya bicara, orang juga akan menebak bahwa pria kelahiran 1960 itu tak mengenyam pendidikan cukup. Cak To memang tak pernah menamatkan sekolah dasar.
Dengan bahasa Madura yang sesekali dicampur bahasa Indonesia, pria beranak dua itu mengaku sadar bahwa profesinya akan selalu dicibir orang. Namun, pria asal Bangkalan tersebut tidak peduli. ”Yang penting halal,” ujarnya mantap.
Cak To bercerita, hampir seluruh hidupnya dia jalani sebagai pengemis. Sulung di antara empat bersaudara itu menjalani dunia tersebut sejak sebelum usia sepuluh tahun. Menurtu dia, tidak lama setelah peristiwa pemberontakan G-30-S/PKI.
Maklum, emak dan bapaknya dulu pengemis di Bangkalan. ”Dulu awalnya saya diajak Emak untuk meminta-minta di perempatan,” ungkapnya.
Karena mengemis di Bangkalan kurang ”menjanjikan”, awal 1970-an, Cak To diajak orang tua pindah ke Surabaya. Adik-adiknya tidak ikut, dititipkan di rumah nenek di sebuah desa di sekitar Bangkalan. Tempat tinggal mereka yang pertama adalah di emprean sebuah toko di kawasan Jembatan Merah.
Bertahun-tahun lamanya mereka menjadi pengemis di Surabaya. Ketika remaja, ”bakat” Cak To untuk menjadi bos pengemis mulai terlihat.
Waktu itu, uang yang mereka dapatkan dari meminta-minta sering dirampas preman. Bapak Cak To mulai sakit-sakitan, tak kuasa membela keluarga. Sebagai anak tertua, Cak To-lah yang melawan. ”Saya sering berkelahi untuk mempertahankan uang,” ungkapnya bangga.
Meski berperawakan kurus dan hanya bertinggi badan 155 cm, Cak To berani melawan siapa pun. Dia bahkan tak segan menyerang musuhnya menggunakan pisau jika uangnya dirampas. Karena keberaniannya itulah, pria berambut ikal tersebut lantas disegani di kalangan pengemis. ”Wis tak nampek. Mon la nyalla sebet (Kalau dia bikin gara-gara, langsung saya sabet, Red),” tegasnya.
Selain harus menghadapi preman, pengalaman tidak menyenangkan terjadi ketika dia atau keluarga lain terkena razia petugas Satpol PP. ”Kami berpencar kalau mengemis,” jelasnya.
Kalau ada keluarga yang terkena razia, mau tidak mau mereka harus mengeluarkan uang hingga ratusan ribu untuk membebaskan.
***
Cak To tergolong pengemis yang mau belajar. Bertahun-tahun mengemis, berbagai ”ilmu” dia dapatkan untuk terus meningkatkan penghasilan. Mulai cara berdandan, cara berbicara, cara menghadapi aparat, dan sebagainya.
Makin lama, Cak To menjadi makin senior, hingga menjadi mentor bagi pengemis yang lain. Penghasilannya pun terus meningkat. Pada pertengahan 1990, penghasilan Cak To sudah mencapai Rp 30 ribu sampai Rp 50 ribu per hari. ”Pokoknya sudah enak,” katanya.
Dengan penghasilan yang terus meningkat, Cak To mampu membeli sebuah rumah sederhana di kampungnya. Saat pulang kampung, dia sering membelikan oleh-oleh cukup mewah. ”Saya pernah beli oleh-oleh sebuah tape recorder dan TV 14 inci,” kenangnya.
Saat itulah, Cak To mulai meniti langkah menjadi seorang bos pengemis. Dia mulai mengumpulkan anak buah.
Cerita tentang ”keberhasilan” Cak To menyebar cepat di kampungnya. Empat teman seumuran mengikutinya ke Surabaya. ”Kasihan, panen mereka gagal. Ya sudah, saya ajak saja,” ujarnya enteng.
Sebelum ke Surabaya, Cak To mengajari mereka cara menjadi pengemis yang baik. Pelajaran itu terus dia lanjutkan ketika mereka tinggal di rumah kontrakan di kawasan Surabaya Barat. ”Kali pertama, teman-teman mengaku malu. Tapi, saya meyakinkan bahwa dengan pekerjaan ini, mereka bisa membantu saudara di kampung,” tegasnya.
Karena sudah mengemis sebagai kelompok, mereka pun bagi-bagi wilayah kerja. Ada yang ke perumahan di kawasan Surabaya Selatan, ada yang ke Surabaya Timur.
Agar tidak mencolok, ketika berangkat, mereka berpakaian rapi. Ketika sampai di ”pos khusus”, Cak To dan empat rekannya itu lantas mengganti penampilan. Tampil compang-camping untuk menarik iba dan uang recehan.
Hanya setahun mengemis, kehidupan empat rekan tersebut menunjukkan perbaikan. Mereka tak lagi menumpang di rumah Cak To. Sudah punya kontrakan sendiri-sendiri.
Pada 1996 itu pula, pada usia ke-36, Cak To mengakhiri masa lajang. Dia menyunting seorang gadis di kampungnya. Sejak menikah, kehidupan Cak To terus menunjukkan peningkatan…
***
Setiap tahun, jumlah anak buah Cak To terus bertambah. Semakin banyak anak buah, semakin banyak pula setoran yang mereka berikan kepada Cak To. Makanya, sejak 2000, dia sudah tidak mengemis setiap hari.
Sebenarnya, Cak To tak mau mengungkapkan jumlah setoran yang dia dapatkan setiap hari. Setelah didesak, dia akhirnya mau buka mulut. Yaitu, Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu per hari, yang berarti Rp 6 juta hingga Rp 9 juta per bulan.
Menurut Cak To, dia tidak memasang target untuk anak buahnya. Dia hanya minta setoran sukarela. Ada yang setor setiap hari, seminggu sekali, atau sebulan sekali. ”Ya alhamdulillah, anak buah saya masih loyal kepada saya,” ucapnya.
Dari penghasilannya itu, Cak To bahkan mampu memberikan sebagian nafkah kepada masjid dan musala di mana dia singgah. Dia juga tercatat sebagai donatur tetap di sebuah masjid di Gresik. ”Amal itu kan ibadah. Mumpung kita masih hidup, banyaklah beramal,” katanya.
Sekarang, dengan hidup yang sudah tergolong enak itu, Cak To mengaku tinggal mengejar satu hal saja. ”Saya ingin naik haji,” ungkapnya. Bila segalanya lancar, Cak To akan mewujudkan itu pada 2010 nanti…
uniqpost


Lihat Selengkapnya Beri Komentar


Hanya di Indonesia ada kasus seperti ini



Hanya di Indonesia ada kasus seperti ini


Hanya di Indonesia si Mc Erot


Hanya di Indonesia ada yg jual ES PANAS


Hanya di Indonesia ada peringatan kyk gini (sbnrnya “Gunakan Listrik seperlunya” tapi ada yg jail hapus hurufnya)


Hanya di Indonesia kotak suratnya kaya gini


Hanya di Indonesia anak majikan dianggap sebagai herder


Hanya di Indonesia ada Pecel Lele pake listrik


Hanya di Indonesia yang ngejalanin “aturan untuk dilanggar”


Hanya di Indonesia ada larangan merokok seperti ini


Hanya di Indonesia yg memadukan IT dengan cara Tradisional


Hanya di Indonesia supirnya ada yg bekas penulis puisi


Hanya di Indonesia binatang malu difoto ama manusia


Hanya di Indonesia ada ancaman kyk gini


Hanya di Indonesia ada Bis Kota yg bisa dimakan


Hanya di Indonesia orang bisa jadi Polisi n jadi Tukang Becak dalam waktu yg bersamaan


Hanya di Indonesia ada anjing yang berani gigit ketua RT, dimumkan pula.


Hanya di Indonesia ada yg jual Lemon Tea bentuknya kyk gitu. Bentar2, dimana tea-nya??


Hanya di Indonesia ada Asbak terbesar sejagat raya


Hanya di Indonesia terjadi Pedamaman


Hanya di Indonesia kita bisa nabung sembari makan bakso


Hanya di Indonesia yang punya merek mobil seperti ini


Hanya di Indonesia yang punya nama tempat seperti ini


Hanya di Indonesia ada yang bisa menyaingi KFC (Kentucky Fried Chicken)


Hanya di Indonesia ada minuman berdosa


Hanya di Indonesia ada yg jual menu minuman kyk gini


Hanya di Indonesia ad kasus konyol seperti ini


Hanya di Indonesia ada cabang Starbucks Coffee buat kalangan bawah


Hanya di Indonesia ada yg jual Switter


Hanya di Indonesia yang pake peringatan meyakinkan pembelinya kyk gini


Hanya di Indonesia Nokia mendistribusikan produk sendalnya


Hanya di Indonesia motornya bisa dinaekin lebih dari 5 orang


Hanya di Indonesia yang mempuyai kembaran Presiden US


Hanya di Indonesia dimana Kasih sayang seorang Ibu bisa kalah dengan kasih sayang seorang Pembantu


Hanya di Indonesia ada orang yg curhat saat banjir


Hanya di Indonesia ada marka jalan sesat kyk gn


Hanya di Indonesia mahasiswa bisa ngambil jurusan Tambel Ban


Hanya di Indonesia ada peringatan untuk mengedarkan Narkoba (melarang untuk tidak mengedarkan = harus mengedarkan?? )


Hanya di Indonesia orang sampe harus dilarang untuk tidur di bawah mobil


Lihat Selengkapnya Beri Komentar


 

Dibutuhkan Bulan ini :

Paling Dibutuhkan :

Dibutuhkan Minggu Ini

© 2011 blog coba coba PublisedSeo Template Blogger Converted Template by Hack Tutors.info